Skip to main content

SURAT CINTA UNTUK ANAK-ANAKKU

 

SURAT CINTA UNTUK ANAK-ANAKKU
 
Anakku...
Bila aku tua,
andai aku jatuhkan gelas atau terlepas piring dari genggamanku, Aku berharap kamu tidak menjerit marah kepadaku, karena tenaga orang tua sepertiku semakin tidak kuat, badanku pun sakit-sakit.
Pandangan mataku semakin kabur. Kamu harus mengerti dan bersabar denganku.
 
💌
Anakku
Bila aku tua,
andai tutur kataku lambat/pelan dan aku tidak mampu mendengar apa yang kamu katakan, Aku berharap kamu tidak menjerit padaku,
"Ibu tuli kah ?",
"Ibu bisu kah?"
Aku minta maaf anakku.
Aku semakin MENUA...
 
💌
Anakku...
Bila aku tua,
andai aku selalu saja bertanya tentang hal yang sama berulang-ulang, Aku berharap kamu tetap sabar mendengar dan melayaniku, seperti aku sabar menjawab semua pertanyaanmu saat kamu kecil dulu, semua itu adalah sebagian dari proses MENUA.
Kamu akan mengerti nanti bila kamu semakin tua.
 
💌
Anakku...
Bila aku tua..
andai aku berbau busuk, amis dan kotor,
Aku berharap kamu tidak tutup hidung atau muntah di depanku, dan tidak menjerit menyuruh aku mandi.
Badan aku lemah, Aku tidak ada tenaga untuk melakukan semua itu sendiri.
Mandikanlah aku seperti aku memandikanmu semasa kamu kecil dulu.
 
💌
Anakku...
Bila aku tua, seandainya aku sakit, temanilah aku, aku ingin anakku berada bersamaku, dan ketika waktu kematianku sudah tiba, aku berharap kamu akan memegang tanganku dan memberi kekuatan untuk aku menghadapi kematianku.
Jangan cemas,
jangan menangis,
hadapi dengan iman.
Aku berjanji padamu,
bila aku bertemu Allah,
Aku akan berbisik kepadaNya supaya senantiasa memberkati dan merahmati kamu karana kamu sangat mencintai dan taat padaku.
 
Terima kasih banyak karena mencintaiku...
terima kasih banyak kerana telah menjagaku... Aku mencintai kamu lebih dari kamu mencintai dirimu sendiri..
💌
 
Aamiin...
 
💚❤💚❤
 
C&P
Kredit to author and it is indeed a good letter to our beloved kids.

Comments

Popular posts from this blog

IMPIAN @ MATLAMAT AKU 10 TAHUN AKAN DATANG

Setiap dari kita pasti mempunyai impian dan matlamat di dalam hidup.  Selalunya segala impian dan matlamat itu kita simpan di dalam hati dan tidak kita war-warkan atau kita zahirkan kepada umum kerana kita menganggapnya sebagai 'harta' peribadi. Aku juga menyimpan beberapa Impian dan Matlamat untuk diriku dan juga  untuk ahli keluargaku yang sangat aku sayangi.  Sebagai seorang wanita Islam, Aku ingin sentiasa menjadi seorang  hamba Allah yang sentiasa taat pada perintahNya dan aku juga berharap agar aku sentiasa diberikan petunjuk oleh Allah s.w.t ke jalan yang benar dan diredhaiNya.  Aku ingin menjadi hamba yang mendapat keredhaan  Allah pada setiap masa.  Aku juga ingin menjadi hamba yang mengamalkan sunnah Rasulullah dalam kehidupan aku seharian. Aku cinta Allah dan Aku sayang Rasulullah.  Amin Of course, sebagai isteri, tentulah aku ingin sentiasa menjadi isteri yang solehah, taat  dan setia pada  suami, kerana d...

HATI !!! ADAKAH ENGKAU TENANG HARI INI

Seringkali kita jaga hati insan lain, Namun hati sendiri terluka dalam sepi. Sampai bila harus begini? Kita jadi pendengar segala cerita, Tenang tatkala amarah melanda, Sabar, diam menanggung rasa. Namun siapa yang memeluk jiwa kita, Menyejukkan luka yang tak terucap? Tiada salahnya menjadi baik, Tapi salah jika kebaikan itu memakan jiwa, Menghancurkan diri dalam senyap. Hati kita juga punya rindu, Perlu diusap, perlu dijaga. Jika dunia tak mengerti, Biarlah kita yang merawat sendiri, Dengan kasih sayang yang tak bertepi. Mulailah hari ini, letakkan tangan di dada, Bisikkan pada hati, “Adakah kau tenang di hari ini?” Jangan lupa, kawan, Bahwa kita bukan malaikat tanpa kelemahan, Bukan batu karang yang tak retak atau rapuh. Kita juga manusia, Yang perlukan ruang untuk menangis, Untuk marah, untuk lelah, dan untuk sembuh. Berikan diri izin untuk berhenti sejenak, Menghela nafas dalam-dalam, Merasakan detak jantung yang sama, Sambil memeluk harapan yang masih t...